Logo

Desa Margasari

Kabupaten Cilacap

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

Rapat Konsultasi RKPDES 2026 di Balai Desa Margasari: Wujudkan Desa Anti Korupsi, Koperasi Merah Putih, dan Pembangunan Berkelanjutan

Rapat Konsultasi RKPDES 2026 di Balai Desa Margasari: Wujudkan Desa Anti Korupsi, Koperasi Merah Putih, dan Pembangunan Berkelanjutan

Invalid Date

Ditulis oleh Muhammad So'im Asrori, S.HI

Dilihat 121 kali

Rapat Konsultasi RKPDES 2026 di Balai Desa Margasari: Wujudkan Desa Anti Korupsi, Koperasi Merah Putih, dan Pembangunan Berkelanjutan

Margasari, Cilacap - Suasana Balai Desa Margasari pada Jumat malam, 20.30 WIB, tampak ramai dan penuh semangat. Pemerintah Desa Margasari bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar rapat konsultasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Tahun 2026.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Desa dan seluruh perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, Ketua Tim 11 beserta seluruh anggota, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan desa ini menjadi bukti komitmen bersama untuk menyusun perencanaan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Isu Prioritas Desa: Anti Korupsi, Koperasi, Infrastruktur, dan Pemberdayaan

Dalam sambutannya, Kepala Desa Margasari, Samingun, menekankan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Margasari untuk memperkuat arah pembangunan yang berintegritas.

Beliau menyebutkan empat isu prioritas utama, yakni:

  1. Margasari sebagai Desa Anti Korupsi - menegakkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta menghindari praktik-praktik penyalahgunaan kewenangan.
  2. Penguatan Koperasi Desa Merah Putih - sebagai wadah ekonomi bersama yang mendukung UMKM, petani, dan pelaku usaha lokal.
  3. Pembangunan Infrastruktur - mempercepat peningkatan jalan desa, jembatan penghubung antardusun, drainase, serta perbaikan fasilitas umum.
  4. Pemberdayaan Masyarakat - melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan ekonomi agar masyarakat lebih mandiri dan sejahtera.

“RKPDES 2026 bukan hanya rencana tertulis, tapi komitmen nyata. Kita ingin Margasari tumbuh sebagai desa yang maju, bersih dari korupsi, kuat secara ekonomi, dan mampu menghadirkan pelayanan terbaik untuk warganya,” ujar Samingun disambut tepuk tangan para peserta.

Paparan Sekdes: Rincian Rencana Kerja Desa

Setelah sambutan kepala desa, Sekretaris Desa Margasari, Kholid Barkah, S.Pd, memaparkan dokumen Rancangan RKPDES 2026 yang telah disusun secara detail.

Dokumen tersebut mencakup beragam bidang pembangunan, antara lain:

  • Penyelenggaraan Pemerintahan Desa: penguatan sistem informasi desa, pemutakhiran data SDGs, peningkatan layanan administrasi kependudukan, hingga penyusunan kebijakan dan laporan reguler desa.
  • Infrastruktur: peningkatan jalan desa (Jalan Sadewa, Baladewa, Semar, Bima, Antareja, Pandu, Setyaki, Hanoman), pembangunan jembatan Astra penghubung antardusun, rehabilitasi Balai Desa Margasari, serta pembangunan drainase di beberapa titik strategis.
  • Bidang Pendidikan dan Kesehatan: dukungan bagi PAUD, penyediaan sarana belajar, penyelenggaraan posyandu, program desa siaga kesehatan, serta bantuan pendidikan untuk siswa miskin dan berprestasi.
  • Pemberdayaan Ekonomi: penguatan kelompok tani, program ketahanan pangan, pengembangan UMKM, serta pencadangan dana desa untuk Koperasi Desa Merah Putih.
  • Kebudayaan dan Kepemudaan: festival seni budaya desa, pembinaan karang taruna, serta dukungan sarana olahraga.
  • Penanggulangan Bencana dan Keadaan Mendesak: kesiapsiagaan bencana, bantuan hukum bagi masyarakat miskin, hingga program BLT Dana Desa untuk keluarga penerima manfaat.

Menurut Kholid, dokumen ini disusun dengan mengedepankan prinsip transparansi dan aspirasi masyarakat. “Setiap kegiatan yang diusulkan bukan sekadar program, tapi jawaban atas kebutuhan nyata warga Margasari,” tegasnya.

Masukan BPD: Pentingnya Semenisasi Jalan

Pada sesi diskusi, Ketua BPD Margasari, Tahrir, S.Pd, menyampaikan sejumlah masukan penting. Salah satunya adalah usulan agar kegiatan semenisasi jalan desa dapat diakomodir dalam RKPDES 2026.

“Kondisi akses jalan yang baik menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Dengan adanya semenisasi, mobilitas warga meningkat, ekonomi pun bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Selain itu, Tahrir juga menegaskan bahwa RKPDES 2026 harus menjadi bagian dari akselerasi terwujudnya Desa Anti Korupsi. Ia berharap seluruh elemen pemerintahan desa berkomitmen menjadikan perencanaan ini sebagai langkah nyata membangun desa yang bersih, berintegritas, dan maju.

Suasana Rapat Dinamis dan Penuh Semangat

Rapat yang berlangsung hingga larut malam tersebut berjalan dalam suasana yang hangat, dinamis, dan penuh semangat kebersamaan. Peserta aktif memberikan pendapat, kritik, dan saran untuk menyempurnakan rencana kerja.

Kehadiran Tim 11 sebagai representasi masyarakat desa juga memberikan warna tersendiri dalam rapat. Dengan keterlibatan berbagai pihak, proses penyusunan RKPDES 2026 benar-benar mencerminkan prinsip musyawarah mufakat dan partisipasi masyarakat.

Harapan untuk Desa Margasari

Rapat konsultasi ini ditutup dengan kesepakatan bersama bahwa RKPDES 2026 akan menjadi pedoman penting dalam mewujudkan pembangunan Desa Margasari yang lebih maju, mandiri, transparan, dan berdaya saing.

“Harapan kita, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Margasari dapat menjadi contoh desa yang berintegritas dan sejahtera,” pungkas Kepala Desa Samingun.



Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Margasari

Kecamatan Sidareja

Kabupaten Cilacap

Provinsi Jawa Tengah

© 2025 Powered by PT Digital Desa Indonesia